Random Image

20100630_1032356109_ikhtifalan-al-manshur-2.jpg

Who's Online

We have 8 guests online
Visits today: 0
Visits yesterday: 27
Visits month: 125
Visits total: 26471
Max.monthly visits: 1823
  occurred: 2009-3
Pages this month: 1582
Pages total: 228041
Data since: 2008-02-20
Totals Top 5
 82 % Indonesia (22104)
 8 % United States (2223)
 2 % Unknown (479)
 < 1.0 % China (275)
 < 1.0 % Germany (190)
26471 visits from 112 countries
Amaliyah Tadris Santri Al-Manshur PDF Print E-mail

Image SERANG/dn3.com - Agenda kelas VI Tarbiyatul Mu’allimin/at Al-Islamiyah (TMI) Darunnajah 3 Al-Manshur pada bulan Januari 2010 ini adalah praktek Amaliyah Tadris. Amaliyah Tadris tahun ini dimulai pada tanggal 11-21 Januari 2010. Sebelumnya seluruh santri terlebih dahulu diberikan pembekalan selama tiga hari pada hari Kamis sampai hari Sabtu atau tanggal 7-10 Januari 2010.

Amaliyah Tadris tahun ini diikuti oleh 56 santri terdiri dari santri Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Kejuruan, setiap harinya amaliyah tadris dimulai pada jam kedua saat pergantia jam pelajaran.

Menurut Muhammad Andes santri asal Jambi yang diberikan kesempatan untuk amaliyah tadris perdana, “Amaliyah tadris seakan-akan seperti malaikat, yang setiap gerakannya harus benar”. Lanjutnya Andes mengatakan “Amaliyah tadris merupakan pengalaman yang berharga, karena dari acara inilah seseorang santri bisa membekali dirinya untuk menjadi seorang mudarris yang nantinya akan diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah atau pesantren-pesantren cabang Darunnajah”. “Pertama takut sih, tapi kalau sudah masuk kelas jadinya biasa-biasa aja, ya engak terlalu susah sih, tergantung gimana kita bisa menguasai bahasa, terutama bahasa arab dan inggris, karena pada saat amaliyah tadris kan tidak menggunakan bahasa Indonesia” ujarnya.

Lain halnya dengan Icih Sutiarsih, santri kelas VI TMI Darunnajah 3 Al-Manshur yang juga diberikan kesempatan untuk amaliyah tadris perdana mewakili santri putri. Icih – panggilan akrabnya.red - mengatakan bahwa amaliyah  tadris itu “menegangkan dan menakutkan”. Putri pasangan Bapak Rahmat dan Ibu Karisah asal Labuan tersebut mengatakan, untuk pelaksanaan amaliyah tadris agar sesuai dengan harapan setiap santri agar menyiapkan “mental,  kuasai materi dengan baik dan penguasaan bahasa”  lanjutnya, Icih mengatakan “awalnya sih deg-degan dan takut karena dilihat oleh seluruh taman-teman dan guru pembimbing, takut anak-anak ngak faham”. (Oleh : Iis Sofianti : Santri kelas V TMI Darunnajah 3)

 
< Prev   Next >

Suara Anda

Apa Saran Anda Untuk Situs Kami Ini?
 
original solarflare design by rhuk
lunarized by joomlashack