Random Image

20100630_1032356109_ikhtifalan-al-manshur-2.jpg

Who's Online

We have 7 guests online
Visits today: 27
Visits yesterday: 17
Visits month: 125
Visits total: 26471
Max.monthly visits: 1823
  occurred: 2009-3
Pages this month: 1575
Pages total: 228034
Data since: 2008-02-20
Totals Top 5
 82 % Indonesia (22104)
 8 % United States (2223)
 2 % Unknown (479)
 < 1.0 % China (275)
 < 1.0 % Germany (190)
26471 visits from 112 countries
Membendung Pemikiran Kontemporer (lanjutan…) PDF Print E-mail
Laporan Kegiatan PKU
"Membendung Pemikiran Kontemporer, lanjutan…"
Oleh: Ahmad Adib Musthofa, SHI (Guru Pes. Al-Manshur/Peserta PKU)

Oleh: Ahmad Adib Musthofa, S.H.I (Guru Pes. Al-Manshur/Peserta PKU)
ImagePada minggu selanjutnya peserta PKU diberikan materi-materi tantangan-tantangan kontemporer. Pada kegiatan ini disampaikan dalam bentuk workshop. Pada minggu pertama diisi dengan materi Fenomena liberalisasi di Indonesia, yaitu mengenalkan tentang usaha-usaha intelektual Barat dan intelektual Muslim yang belajar di Barat dalam merusak pedoman umat Islam, seperti metodologi analisa teks sebuah upaya dekontruksi dalam konsep wahyu dan tafsir, konsep wahyu dan kenabian, memahami paham kesetaraan gender dalam study islam. Inilah metode-metode Barat mempengaruhi pemikiran umat Islam, bahkan virus liberalisasi ini sudah menjangkit kepada intelektual muslim di Indonesia, bukan hanya di perguruan tinggi Islam bahkan sudah merambat pada pesantren. Dari sekian banyak materi ini disampaikan oleh peneliti INSITS yaitu Henry Salahuddin, MA kandidat doctor di ISTAC Malaysia, dan beliau telah banyak menulis buku diantarannya adalah metodologi bebel dalam Al-quran.
 
Pada minggu berikutnya peserta PKU mendapatkan materi tentang Dekontruksi syariah, yaitu cara-cara musuh Islam merusak hukum-hukum Islam. Materi ini memperkenalkan tentang modernisasi di Barat, Modernisasi di dunia Islam, Modernisasi pemikiran Islam, rekontruksi epistimologi islam telaah fiqh dan usul fiqh, wacana pembaharuan fiqh dan usul fiqh. Inti dari materi ini adalah usaha kaum liberal yang berusaha merubah hukum-hukum islam, seperti yang haram bisa halal dan yang halal bisa haram dan lain sebagainnya caranya adalah merubah fiqh dengan melalui pengerusakan pengertian dari kaidah (rumusan) yang ada pada usul fiqh. Materi ini diisi oleh Dr. Nirwan Syafrin lulusan INSTAC dan sekarang menjadi peneliti di INSIST dan CIOS. Banyak tulisan-tulisan beliau yang membela Islam di majalah ISLAMIA yang terbit setiap 4 bulan sekali.
 
Minggu selanjutnya adalah giliran Dr. Adian Husaini ketua Dewan Da`wah Islam Indonesia yang aktif menulis tentang liberalisasi di Indonesia. Banyak karya beliau yang berbentuk buku. Diantara karya beliau adalah Buku yang berjudul Peradaban Barat, Hegemoni Kristen Barat, Virus liberalisme dll. Saat-saat kesibukan beliau, beliau menyempatkan untuk mengisi workshop di PKU dengan materi sekulerisme, liberalisme, peradaban Barat, akar-akar pemikiran Barat, metodologi studi Islam dll. Beliau ini adalah lulusan dari INSTAC Malaysia. Beliau adalah penulis produktif, setiap minggu beliau selalu menulis di websit www.hidayatullah.com
 
Bersambung.....

 
< Prev   Next >

Suara Anda

Apa Saran Anda Untuk Situs Kami Ini?
 
original solarflare design by rhuk
lunarized by joomlashack